Kepala Pasar Sila Garda Terdepan Lawan Pungli, LSM Kipang NTB Beri Dukungan Penuh
Matawarta. Kepala Pasar Sila dinilai berada di garda terdepan dalam membela para pengusaha kecil dan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang beraktivitas di wilayah Pasar Sila, Kecamatan Bolo. Komitmen tersebut terlihat dari langkah-langkah konkret yang dilakukan dalam menata dan membenahi sistem retribusi pasar agar para pedagang terhindar dari praktik pungutan liar (pungli) oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Hal ini disampaikan kepada media ini pada Minggu, 8 Februari 2006. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menyatakan rasa bangga atas kinerja Kepala Pasar Sila yang dinilai serius dan konsisten dalam merapikan seluruh sistem retribusi pasar demi menciptakan ketertiban, transparansi, dan keadilan bagi para pedagang.
DPW LSM Kipang NTB menyatakan dukungan penuh terhadap pola dan konsep yang dibangun oleh Kepala Pasar Sila.
Menurutnya, koordinasi yang dilakukan bersama pihak Kecamatan Bolo dan Polsek Bolo merupakan langkah strategis untuk menuntaskan berbagai persoalan yang diduga melanggar aturan di lingkungan pasar.
“Langkah konkret yang dilakukan Kepala Pasar saat ini sangat positif bagi kemajuan ekonomi kerakyatan. Ini sekaligus menjadi bentuk perlawanan terhadap oknum-oknum yang mencoba merusak tatanan Pasar Sila,” tegas perwakilan DPW LSM Kipang NTB.
Terkait dugaan praktik pungli yang dilakukan oleh oknum tertentu, hal tersebut sangat disayangkan oleh masyarakat Bolo pada umumnya. Menindaklanjuti informasi tersebut, Kepala Pasar Sila langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi bersama sejumlah aparat penegak hukum.
Berdasarkan informasi dari beberapa sumber terpercaya yang tidak dapat disebutkan namanya, diduga telah terjadi praktik pungli terhadap para pedagang sayur dan pedagang ikan. Persoalan ini dinilai harus dikupas tuntas agar seluruh pelaku pasar di Kecamatan Bolo dapat menjalankan aktivitasnya dengan rasa aman, tertib, dan nyaman dalam suasana yang damai. (TIM).
